Minggu, 30 November 2014

HEADLINE: WOMEN’S TRAFFICKING AND ELDER ABUSE

Postgirl: #knock #knock
You: Who’s there??
Postgirl: Hi! It’s me again! J Here’s your blog, Ma’am.
You: Oh my! Are you gonna give me another topic about women?? Yes, thank you, I do want to read it. ^-^

HEADLINE: WOMEN’S TRAFFICKING AND ELDER ABUSE
Kasus perdagangan manusia telah menyebar luas di masyarakat, terutama di daerah pelosok di mana kondisi ekonomi masyarakatnya yang masih rendah. Kasus perdagangan manusia memiliki berbagai motif, seperti bekerja di kota besar, bekerja di luar negeri, bekerja di ‘perusahaan’ tertentu, kawin kontrak, dijual, dan dipaksa menikah. Kasus perdagangan seperti ini dinamakan trafficking, yaitu kondisi di mana seseorang melakukan perekrutan, pengiriman atau penerimaan orang, dengan cara mengancam atau menggunakan kekerasan, pemaksaan, penculikan, dan penipuan dengan keuntungan pemberian biaya. Sungguh keji bukan? Korban trafficking dapat meliputi perempuan, anak-anak, bahkan bayi. Dampak psikologis yang diterima korban seperti depresi dan isolasi diri, sedangkan dampak fisik yang diterima berupa luka dan memar. Pelaku trafficking TIDAK MEMPEDULIKAN dampak-dampak tersebut.

     Motif umum yang digunakan dalam trafficking biasanya melalui agen penipu yang menawarkan pekerjaan kepada anak (perempuan) bekerja di kota besar atau menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Orangtua atau individu (calon korban) dapat tergiur dengan bualan si agen tersebut tanpa memikirkan dampak di masa mendatang. Yah, korban akan bekerja di kota besar atau di luar negeri, tetapi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) atau memang dipekerjakan sebagai TKW, tetapi upah yang diterima tidak sesuai yang dijanjikan agen.

     Kasus  trafficking juga tidak luput dari masalah internal keluarga dan pelakunya juga merupakan anggota keluarganya sendiri. Masalah umum yang dijadikan pemicu trafficking adalah tingkat ekonomi yang rendah. Apakah Anda pernah menonton film Oshin? Nah, itu merupakan salah satu contoh trafficking yang dilakukan oleh orangtuanya karena kondisi keuangan mereka yang amat rendah. Ayah Oshin menjual Oshin untuk bekerja sebagai pemikul barang hingga pembantu rumah tangga. Selama bekerja, Oshin dimarahi oleh majikan karena (dituduh) mencuri uangnya (padahal uangnya terjatuh di antara pot bunganya). Jujur, ketika menonton film ini, penulis ingin menangis karena tindakan ayah Oshin dan perlakuan yang diterima Oshin tidak sepantasnya diterima oleh anak-anak seusianya.

    Lalu, bagaimana cara mencegah trafficking ini? Berdasarkan apa yang dipelajari penulis, pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi, penyuluhan, baik dalam keluarga maupun masyarakat tentang trafficking ini. Bagaimana bila trafficking ini sudah menjadi hal yang biasa di suatu pelosok? Nah ini bagian pekerjaan dari pemerintah untuk meningkatkan perkembangan ekonomi daerah tersebut. Selain meningkatkan perkembangan ekonomi, penulis berpendapat bahwa pola pikir masyarakat juga perlu diubah melalui edukasi atau penyuluhan tadi. Bila diperlukan, buka suatu badan atau lembaga yang melayani untuk konsultasi mengenai trafficking di daerah tersebut.

     Topik selanjutnya kekerasan di panti werdha yang tadi disebutkan di headline sebagai elder abuse. Apa sih yang Anda bayangkan tentang panti werdha? Tempat yang penuh kakek-kakek dan nenek-nenek? Iya memang itu fungsi dari panti werdha, tapi apakah ada hal lain yang Anda lihat dalam panti werdha tersebut? Panti werdha didirikan untuk menampung para lansia. Ada berbagai hal lansia ‘berakhir’ di panti ini, misalnya saja karena keluarganya tidak mengurusnya dengan baik, sebatang kara, atau ingin memiliki aktivitas dan memiliki teman baru.

     Akan tetapi, tahukah Anda meletakkan lansia diperlukan pertimbangan yang ketat? Misalnya saja alasan utama Anda meletakkan lansia di panti? Kemudian bila Anda telah meletakkan lansia tersebut di panti, apa yang akan Anda lakukan? Mengunjunginya seminggu sekali? Ya, Anda bisa saja berkata demikian SAAT INI, tapi bagaimana dengan nanti? Belum tentu Anda akan melakukan sesuai apa yang Anda ucapkan yang sekarang. Lansia perlu dikunjungi dalam waktu berkala supaya lansia tidak merasa ditinggalkan. “Ah penulis hanya bisa menulis doang nih,” mungkin itu apa yang Anda pikirkan. Baiklah supaya Anda lebih memahami, coba bayangkan Anda menua dan menjadi lansia, perlakuan apa yang hendak Anda terima nanti oleh keluarga Anda? Itu jawabannya.

Elder abuse ini dapat berupa psikologis, misalnya intimidasi dan isolasi sosial. Intimidasi dapat dilakukan oleh petugas panti dengan mengambil ‘titipan’ dari keluarga kepada lansia atau menipu lansia (misalnya lansia mengalami dementia) bahwa keluarganya tidak mengunjunginya kemarin karena tidak ingin bersamanya. Sedangkan intimidasi sosial di mana lansia dijauhi oleh penghuni (lansia) lain karena faktor ekonomi (kaya atau miskin) atau memiliki properti yang lebih terawat daripada yang lain.


Baiklah penulis berharap dari kedua topik di atas dapat membantu para pembaca dalam memahami kasus yang dialami oleh perempuan dan lansia. Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu karena telah memberikan tugas menulis blog sehingga penulis dapat menampilkan tulisan dan memperoleh feedback bagaimana menulis yang baik. ^u^

Selasa, 18 November 2014

Beautiful Girl

Helloooo! Ini blog penulis yang ke-10. Coba tebak dari judulnya apa yang akan dibahas hari ini? About women, of course it is!! Hahaha.. Judul kali ini terinspirasi lagu dari Jose Mari Chan, Beautiful Girl, yang dipopulerkan kembali oleh Christian Bautista. Blog kali ini akan membahas tentang sensualitas perempuan, tapi akan penulis serempet #eh tentang body image yang sempet disinggung di blog sebelumnya.

     Body image tergantung pada persepsi atau cara pandang individu terhadap tubuhnya, apakah sudah ideal atau belum. Persepsi yang salah dapat individu melakukan hal yang ‘berbahaya’ untuk mengejar bentuk tubuh ideal, misalnya melaparkan diri, olahraga berlebihan, dan sebagainya. Gangguan makan yang dapat ditimbulkan oleh persepsi akan body image yang salah, anorexia nervosa. Coba bayangkan apabila tubuh Anda kurus sekali, kata dosen saya tinggal tulang dan kulit, apakah ada lawan jenis yang tertarik dengan bentuk tubuh seperti itu? Tubuh yang ideal NGGAK HARUS kurus, tapi harus disesuaikan dengan berat badan normal untuk individu seusia Anda. Bentuk tubuh yang biasa saja (tidak kurus, tidak gemuk, tapi ga punya otot) yah tinggal dibentuk, sekarang kan banyak tempat kebugaran yang tersebar di beberapa mall di kota besar. Bentuk tubuh yang ideal dapat menciptakan sensualitas seorang perempuan, well, selain bentuk tubuh, isi otak juga harus OK alias well manner. Kog gitu?? Nah sensualitas akan dibahas di paragraf di bawah ini.

Sensualitas perempuan itu tercermin karena adanya ‘tangkapan’ dari panca indera kita (yang melihat). Ada yang berpendapat kalau perempuan yang sensual itu pintar bicara (talkactive), berargumen logis, bersuara merdu, dan lainnya, dalam hal ini sensualitas ditangkap oleh indera pendengaran. Sementara kalau yang berpendapat perempuan sensual itu memiliki aroma tubuh yang harum, sensualitas ditangkap oleh indera penciuman. Apakah Anda memahaminya? Kalau belum, hmmm, coba contoh ekstrim berikut, di hadapan Anda ada perempuan memiliki buah dada yang besar, tubuh berlekung layaknya jam pasir, putih, berambut panjang, mengenakan hot pants, kaki yang jenjang? Huehehee.. Sensualitas yang terpancar tadi diterima oleh indera penglihatan. Now, you got it, guys?


Terus kalau seandainya perempuan disiulin laki-laki gara-gara pakaiannya agak terbuka gimana? Nah, sebenarnya laki-laki pasti penasaran dengan bentuk bagian tubuh yang tersembunyi di balik pakaian tersebut. Yah, totalitas aja, klo mini ya mini semua, tapi inget kenakan pakaian yang sesuai dengan tempatnya. Kalau pesta pernikahan mengenakan pakaian yang sedikit terbuka kan wajar, apalagi kalau ke pantai Kuta, Bali, yang didominasi orang Barat yang notabene mengenakan bikini. Wahahaa. :p

Selasa, 11 November 2014

I’m Beautiful (Just The Way I am)


Judul blog kali ini terinspirasi lagunya Christina Aguilera, Beautiful, horeee.. :D Kira-kira blog kali ini mau berbagi tentang apa ya?? Ada yang tahu?? Hehe. Langsung penulis kasih tahu aja deh hint-nya, ini merupakan gangguan yang sering dialami perempuan dan sekarang ini sedang ‘mewabah’ pada laki-laki. Hayo??? Apa ya? Yap, that’s eating disorder, tapi penulis hanya akan membahas eating disorder yang terjadi pada perempuan. Apa sih eating disorder itu? Eating disorder (gangguan makan) merupakan perilaku atau kebiasaan makan yang tidak normal. Salah satu jenis eating disorder yang sering dialami perempuan adalah anorexia nervosa.

     Anorexia nervosa merupakan gangguan makan yang mudah dideteksi dari bentuk fisik penderita (disebut anorexic) yang kurus dan berat badan yang kurang dari berat badan normal. Anorexia nervosa disebabkan oleh mindset (pola pikir) tentang body image yang ideal. Nah, pola pikir tadi dipengaruhi oleh media iklan (yang mengatakan perempuan cantik itu memiliki kaki jenjang, lekuk tubuh seperi jam pasir, dan bla bla bla), tuntutan pekerjaan (biasanya terjadi pada model), keluarga, diejek (karena memiliki tubuh gemuk), dan sebagainya. Anorexic cenderung berpikir bahwa tubuhnya ‘masih gemuk’ (walaupun tubuhnya tinggal tulang) sehingga melaparkan dirinya. Dalam kasus anorexia, anorexic cenderung untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat sedikit (misalnya sebuah cookies, secuil roti) dan kasus (biasanya) ditutup dengan kematian.

     Tuh, gara-gara mau ‘cantik’ ala model jadi menyiksa diri dan menyebabkan kematian. Cantik itu relatif loh J Seperti yang penulis ulas di blog sebelumnya, ‘You’re Beautiful’, setiap orang memiliki standar kecantikan tersendiri, baik perempuan maupun laki-laki. Hal tersebut dipengaruhi oleh persepsi dan pola pikir individu loh. Cantik sebenarnya itu menjadi diri sendiri karena rasa nyaman akan pribadi sendiri lebih mencerminkan inner beauty dan talenta yang dimiliki. ^_^

When you grow up, you’ll just be your self..
-Lucy Pevensie, Narnia: The Voyage of Dawn Treader.


Senin, 03 November 2014

Woman and Life


Yey.. Kembali menulis blog lagi nih! Wohoo! ^u^ Pertemuan minggu lalu seharusnya menonton film mengenai early breast cancer, tetapi film tersebut diganti (yahhh..) karena filmnya itu berisi pembedahan dan yang jelas (pasti) ada darah (penulis nggak kuat juga kalau harus menonton film tersebut T_T). Sebagai gantinya, dosen memutarkan film lain yang masih seputar perempuan (mengandung, menyusui, menopause, dan penyakit jantung).

     Perempuan yang telah menikah (pada umumnya) berkeinginan atau dituntut untuk mengandung dengan berbagai alasan. Akan tetapi, tahukah Anda mengandung itu akan menjadi sangat sulit apabila seorang perempuan (kurang) subur? Penulis menyarankan untuk melakukan premarital check up bagi pasangan yang akan menikah. Untuk apa?? Yuk mari dilihat kembali kasus-kasus yang berkaitan tentang kehamilan. Selama ini, perempuan tidak dapat mengandung itu dianggap tidak subur, tetapi hal tersebut belum tentu karena laki-laki bisa saja tidak subur. Nah, selain mengetahui subur atau tidaknya pasangan, kita dapat ‘mengobati’ kesuburan sehingga berhubungan seksual (tentu saja setelah menikah) pasangan tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya lebih untuk berobat. Pengobatan yang dilakukan dapat menggunakan obat-obatan dari dokter, tanaman herbal (Cina atau Indian), atau ramuan obat Cina. Lalu, apabila sudah mengandung, perempuan perlu waspada karena lima bulan pertama kandungan rentan terhadap keguguran. Dampak psikologis yang sering dialami perempuan yang mengalami keguguran adalah depresi karena mereka (para calon ibu) merasa kehilangan dan gagal untuk menjaga kandungannya. Dalam proses recovery untuk kembali mengandung diperlukan  penerimaan dan dukungan dari petugas kesehatan serta keluarga sehingga calon ibu kembali termotivasi.

Please be careful with your belly, Moms.. J

     Setelah mengandung, melahirkan, dan kini waktunya untuk menyusui bayi yang baru lahir. Air Susu Ibu (ASI) merupakan susu alami yang dihasilkan oleh payudara perempuan. Selain memberikan nutrisi yang penting bagi bayi, menyusui dapat meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan bayi. Kelebihan dari menyusui ASI dibandingkan susu formula, tentu ASI lebih murah dan juga tingkat inteligensi bayi yang disusui ASI lebih tinggi dibanding susu formula. Akan tetapi, bagaimana produksi ASI tidak mencukupi untuk dikonsumsi bayi? Sama seperti paragraf sebelumnya, ibu yang tidak dapat menghasilkan ASI yang cukup perlu mengonsumi suplemen dari bahan alami untuk menghasilkan ASI.

Thank you my mommy for treating me well and give me good nutrition so I can live healthy today :*

    Selanjutnya, menopause atau berhentinya siklus menstruasi pada perempuan (kalau pada laki-laki disebut andropause). Siklus ini biasanya terjadi pada perempuan ketika berusia 40 atau 50 tahun. Dampak yang terjadi secara fisik, kulit perempuan terlihat kendur, keriput, dan juga kering. Dampak psikologis tidak terlalu terlihat pada perempuan yang telah melahirkan (cukup) anak, apalagi siklus ini terjadi pada usia yang tergolong cukup tua. Dampak psikologis, seperti stres dan kesepian, dapat muncul pada perempuan yang belum mempunyai anak atau belum menikah (belum menikah yang dimaksud adalah bukan memilih untuk tidak menikah ya). Mengapa? Karena mereka (perempuan yang tidak menikah) tidak memiliki kesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang ibu dan istri. Penulis pernah bertemu dan berbicara dengan perempuan yang tidak menikah, kira-kira berusia 50 tahun. Perubahan fisik yang terlihat adalah timbulnya bintik hitam di wajah, kulit kendur dan kering, dan tubuhnya kurus. Kemudian perempuan tersebut merasakan emotional loneliness (kesepian yang muncul secara emosional karena tidak adanya ikatan emosional dengan orang lain) karena beliau hidup di rumah adiknya yang telah memiliki keluarga sendiri dan juga aktivitas di akhir pekan yang dilakukan hanya mengunjungi rumah tetangga atau pecinan di Jakarta Barat. Beliau berkata kepada penulis, “Kamu kalau sudah dapat pasangan ya menikah, jangan lama-lama.” Berdasarkan perkataan beliau, penulis menyiratkan bahwa beliau tidak menikah dan menyesal karena tidak menikah, sebenarnya ini tidak lazim untuk dilakukan (menyiratkan tanpa adanya pernyataan sebenarnya dari narasumber -.-), tapi… L itu yang penulis rasakan. #curhatt

     Baiklah menuju pembunuh nomor satu, ya, penyakit jantung. Penyakit jantung ini menyerang laki-laki dan perempuan. Salah satu penyebab penyakit jantung ini adalah tingkat kolesterol yang tinggi. Tingkat kolesterol normal berkisar antara 100-200, tingkat kolesterol sedang 200-300, dan tingkat kolesterol tinggi > 300. Penurunan tingkat kolesterol hanya salah satu cara mencegah penyakit jantung sehingga individu (baik laki-laki maupun perempuan) perlu memperhatikan pola makan (buah dan sayur) dan berolahraga rutin, serta mengonsumsi suplemen makanan sesuai dengan saran dokter. Ada pepatah yang mengatakan:

"Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat."

Sekian dulu blog kali ini, terima kasih atas kunjungannya, readers. See you in the next posting! ^_^v