Helloooo! Ini blog
penulis yang ke-10. Coba tebak dari judulnya apa yang akan dibahas hari ini? About women, of course it is!! Hahaha..
Judul kali ini terinspirasi lagu dari Jose Mari Chan, Beautiful Girl, yang dipopulerkan kembali oleh Christian Bautista. Blog
kali ini akan membahas tentang sensualitas perempuan, tapi akan penulis serempet #eh tentang body image yang sempet disinggung di
blog sebelumnya.
Body
image tergantung pada persepsi atau cara pandang individu terhadap
tubuhnya, apakah sudah ideal atau belum. Persepsi yang salah dapat individu
melakukan hal yang ‘berbahaya’ untuk mengejar bentuk tubuh ideal, misalnya
melaparkan diri, olahraga berlebihan, dan sebagainya. Gangguan makan yang dapat
ditimbulkan oleh persepsi akan body image yang salah, anorexia nervosa. Coba bayangkan apabila tubuh Anda kurus sekali,
kata dosen saya tinggal tulang dan kulit, apakah ada lawan jenis yang tertarik
dengan bentuk tubuh seperti itu? Tubuh yang ideal NGGAK HARUS kurus, tapi harus
disesuaikan dengan berat badan normal untuk individu seusia Anda. Bentuk tubuh
yang biasa saja (tidak kurus, tidak gemuk, tapi ga punya otot) yah tinggal
dibentuk, sekarang kan banyak tempat kebugaran yang tersebar di beberapa mall
di kota besar. Bentuk tubuh yang ideal dapat menciptakan sensualitas seorang
perempuan, well, selain bentuk tubuh,
isi otak juga harus OK alias well manner.
Kog gitu?? Nah sensualitas akan dibahas di paragraf di bawah ini.
Sensualitas perempuan itu
tercermin karena adanya ‘tangkapan’ dari panca indera kita (yang melihat). Ada yang
berpendapat kalau perempuan yang sensual itu pintar bicara (talkactive), berargumen logis, bersuara
merdu, dan lainnya, dalam hal ini sensualitas ditangkap oleh indera
pendengaran. Sementara kalau yang berpendapat perempuan sensual itu memiliki
aroma tubuh yang harum, sensualitas ditangkap oleh indera penciuman. Apakah Anda
memahaminya? Kalau belum, hmmm, coba contoh ekstrim berikut, di hadapan Anda
ada perempuan memiliki buah dada yang besar, tubuh berlekung layaknya jam
pasir, putih, berambut panjang, mengenakan hot
pants, kaki yang jenjang? Huehehee.. Sensualitas yang terpancar tadi
diterima oleh indera penglihatan. Now,
you got it, guys?
Terus kalau seandainya perempuan disiulin
laki-laki gara-gara pakaiannya agak terbuka gimana? Nah, sebenarnya laki-laki
pasti penasaran dengan bentuk bagian tubuh yang tersembunyi di balik pakaian
tersebut. Yah, totalitas aja, klo mini ya mini semua, tapi inget kenakan
pakaian yang sesuai dengan tempatnya. Kalau pesta pernikahan mengenakan pakaian
yang sedikit terbuka kan wajar, apalagi kalau ke pantai Kuta, Bali, yang
didominasi orang Barat yang notabene mengenakan bikini. Wahahaa. :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar